Australia Minati Investasi Kopi Gayo dan Toba USD10 Juta


Poker Online Indonesia - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tengah menyelenggarakan kegiatan pemasaran investasi di Australia. Salah satu hasil dari kegiatan tersebut ialah minat investor Australia untuk menanamkan modal di sektor pengolahan biji kopi senilai USD10 juta.

Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, minat investor asal Negeri Kanguru tersebut cukup serius, karena investor telah melakukan pemilihan lokasi investasi di Medan mendekati daerah penghasil kopi berkualitas tinggi, seperti Gayo, Aceh dan Toba, Sumatera Utara. Dia berharap minat investasi ini dapat segera ditindaklanjuti melalui pengajuan Izin Prinsip.

“Investor juga menegaskan bahwa investasi ini merupakan tahap awal. Dalam kurun waktu tiga tahun mendatang mereka memproyeksikan perluasan investasi ke wilayah penghasil kopi lainnya, seperti Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat,” papar Franky dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/11/2015).

Selain itu, hasil kegiatan pemasaran investasi di Australia BKPM juga mengidentifikasi adanya minat investasi di sektor hortikultura sebesar USD800.000. Menurutnya, investor tersebut saat ini dalam tahap penjajakan dengan mitra lokalnya.

Nilai strategis dari investasi sektor hortikultura ini adalah proyeksi investor untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi guna memenuhi kebutuhan pasar sayur-mayur ASEAN.

“Minat investasi di pengolahan kopi dan hortikultura ini menunjukkan besarnya potensi investasi di sektor pertanian. BKPM sendiri menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu sektor prioritas investasi yang dipasarkan kepada investor,”jelas Franky.

BKPM sendiri menempatkan Australia sebagai salah negara prioritas tujuan pemasaran investasi. Sepanjang Januari-September 2015, BKPM mengidentifikasi minat investasi dari negara tersebut USD1,53 miliar, di mana USD970 juta di antaranya masuk dalam kategori serius dan segera diajukan Izin Prinsipnya.
Artikel Sebelumnya
Next Post »