Poker Online Indonesia - Terkecoh peringatan "awas", Agustin Wanti Susanti (42), warga Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, kehilangan uang tunai Rp65 juta dan emas batangan seberat 250 gram.
Agustin tidak menyangka yang memperingatkanya untuk menepi dari jalan adalah seorang jambret. Dirinya pun tidak berdaya ketika tas hitam berisi hartanya disambar dan dibawa kabur.
"Pelaku mengenakan kaos putih dan mengendarai motor," ujar Agustin kepada petugas Mapolres Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (19/11/2015).
Peristiwa kejahatan tersebut terjadi di Jalan Diponegoro Kota, Tulungagung. Diduga, korban telah diikuti. Sebab, sebelum keluar dari tempat belanja baju dan menjadi korban kejahatan, Agustin lebih dulu ke toko emas. Namun, korban tidak menyadarinya.
Di toko emas, ia menjual beberapa perhiasanya, termasuk emas batangan yang kemudian diurungkanya. Pada saat berjalan hendak mencari becak, dari arah belakang terdengar suara sepeda motor berjalan sambil teriak "awas".
Kasubag Humas Polres Tulungagung AKP Saeroji mengatakan, pada saat menepi itulah aksi kejahatan terjadi. "Pelaku yang berteriak awas itu mendekati korban dan menyambar tas yang dibawa, " kata Saeroji.
Selain emas batangan dan uang, di dalam tas tersebut juga terdapat satu unit ponsel, kartu ATM dan sejumlah dokumen. Kerugian material yang diderita korban diperkirakan sebesar Rp200 juta.
Setelah korban berteriak "jambret", kata Saeroji, warga yang berada di sekitar TKP sudah berusaha mengejar pelaku. Namun, kecepatan sepeda motor pelaku sudah tidak terkejar. "Saat ini kita masih menyelidiki kasusnya termasuk meminta keterangan saksi di lapangan. Apakah pelaku adalah pelaku yang sama di peristiwa sebelumnya," pungkasnya.

ConversionConversion EmoticonEmoticon