Penumpang yang berpergian di kelas executive dan bisnis akan disuguhkan pengalaman bersantap baru dengan tema Star Chef’s New Signature Dishes pada penerbangan internasional.
Direktur Pelayanan Garuda, Nicodemus P. Lampe mengatakan, hidangan terbaru ini dihadirkan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan bintang lima.
"Ini juga sejalan dengan misi Garuda untuk mempromosikan Indonesia kepada dunia. Dalam hal ini, dengan memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia," kata Nikodemus sebagaimana dilansir Poker Online Indonesia, Senin (14/12/2015).
Mulai dari Februari sampai Maret 2016, hidangan yang akan ditampilkan dibuat oleh Will Meyrick dari Sarong, Mamasan dan Hujan Locale Restaurant di Bali, Gilles Marx dari Amuz Restaurant di Jakarta dan Felix Budisetiawan dari Sriwijaya Restaurant di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.
Selama Februari, penumpang yang pergi dengan rute Denpasar-Sydney dan Denpasar-Melbourne dapat menikmati hidangan Indonesia dengan konsep fine dining, seperti ayam betutu khas Bali. Hidangan itu dibuat oleh Will Meyrick.
Di bulan Maret, Marx merancang menu yang menyajikan masakan fusion Indonesia-Perancis. Seperti baramundi fish fillet with ginger rice and lime coconut sauce, passion fruit parfait with kiwi pate de fruit and black sesame tuile.
Felix akan membuat hidangan di bulan April, yang menghadirkan hidangan fusion antara Indonesia dan Western untuk wisatawan yang pergi dengan rute Jakarta-Amsterdam. Menu ini terdiri dari ribs yang dikalio selama enam jam yang disajikan dengan celeriac gratin, baby root vegetables dan klappertart.
"Kami ingin setiap perjalanan dengan maskapai ini menjadi pengalaman yang unik dan tak terlupakan. Kami juga berharap layanan ini akan menetapkan patokan baru dalam industri perjalanan udara kelas premium," kata Handayani, Direktur Komersial Garuda Indonesia.

ConversionConversion EmoticonEmoticon