Jaya Ancol Siapkan Rp2 Triliun untuk Reklamasi


Poker Online Terpercaya - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) bakal menyiapkan dana sekitar Rp 2 triliun untuk belanja modal (capital expenditure/capex) reklamasi tahun depan. Progres proyek reklamasi pantai perseroan saat ini telah sampai pada tahap penimbunan tanah.

Sekretaris Perusahaan Pembangunan Jaya Ancol Farida Kusuma mengatakan, perseroan membutuhkan investasi cukup besar untuk reklamasi. Oleh sebab itu, Jaya Ancol juga menarik dana investasinya di salah satu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dana reklamasi.“Kami tarik dulu dana investasi JTD sementara, sampai mendapatkan dana baru tahun depan,” tutur Farida di Jakarta, kemarin.


Dia melanjutkan, perseroan menarik uang modal atas investasi PT Jakarta Tollroad Development (JTD) sebesar Rp 100 miliar. Penarikan uang muka tersebut telah disepakati oleh seluruh pemegang saham JTD. Selain menarik dana uang muka modal JTD, perseroan tengah mengkaji beberapa alternatif pendanaan untuk memenuhi kebutuhan dan reklamasi. Beberapa opsi tersebut antara lain, pinjaman bank dan melakukan kemitraan.Farida menjelaskan, pencarian mitra dalam membangun reklamasi masih menjadi opsi. Dia menegaskan bahwa belum ada komitmen dengan perusahaan-perusahaan lain. “Baru pembicaraan saja,” kata dia kepada Agen Poker Terpercaya.

Terkait reklamasi, Jaya Ancol menargetkan untuk menyelesaikan reklamasi pada 2017. Perseroan mencanangkan target tersebut agar mampu mencapai target lainnya, yaitu pembangunan Dufan Ocean pada 2018.“Jadi reklamasi harus selesai satu tahun atau 1,5 tahun sebelum target Dufan Ocean selesai,” katanya kepada Poker Online Indonesia.

Proses reklamasi pulau seluas 32 hektare (ha) tersebut menurut Farida menyerap investasi sebesar Rp 2,5 juta per meter persegi. Saat ini, ia menjelaskan proses pengerukan telah selesai dan memasuki tahap pengisian tanah. Selain Pulau K, perseroan mengantongi izin untuk membangun 3 pulau buatan lainnya yakni Pulau I, J, dan L dari total 17 pulau buatan di Teluk Jakarta. Reklamasi pantai tersebut merupakan program pengembangan kawasan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah pusat.

Keempat pulau tersebut memiliki total luas mencapai 1.234 hektar. Luas pulau K yang memiliki luas 32 ha tergolong pulau yang paling kecil. Sedangkan untuk Pulau I memiliki luas 405 ha, pulau J 316 ha, dan pulau K yang menjadi pulau terluas dengan lahan mencapai 481 ha.
Artikel Sebelumnya
Next Post »