Poker Online Indonesia - SEORANG backpacker asal Inggris mengerjai keluarganya dengan mengatakan dirinya telah diculik oleh orang Siprus dan ditahan di sebuah pulau di Thailand. Setelah dicari-cari, Jordan Jacobs ternyata ditemukan polisi dalam keadaan aman dan bebas. Usut punya usut, pria 21 tahun ini ternyata tengah asyik berjalan-jalan keliling Negeri Gading Putih.
"Saya rasa saya terlalu bersenang-senang," katanya saat ditemukan, seperti dilansir dari Express, Sabtu (19/12/2015).
Beberapa waktu lalu, Jacobs mengirim pesan kepada ibunya via Facebook. Dalam pesan tersebut, tertera sebuah nomor untuk dihubungi. Saat ditelepon, Jacob mengaku dirinya sangat ketakutan dan mengatakan bahwa ia tidak akan bisa menemui keluarganya lagi.
Ibu dan kakak perempuan Jordan benar-benar panik ketika mendengar hal tersebut. Sang Ibu, Debbie Jacobs (43) yang sedang sakit kanker bahkan sampai menunda pengobatannya demi mencari putranya yang hilang.
Seorang turis keturunan Siprus yang ponselnya dipinjam kemudian mengungkapkan kalau Jacobs mendatanginya tanpa tas dan tidak mengenakan alas kaki.
Parahnya, perburuan dalam skala internasional pun dilakukan demi menemukan sang pemuda asal Wiltshire, Inggris tersebut. Dan pada Kamis 17 Desember 2015, Jacobs ditemukan oleh polisi Thailand dan petugas internasional dalam keadaan sehat dan aman.
“Saya tidak bisa mengingat apa yang sebenarnya saya katakan pada ibu saya di telepon waktu itu. Tapi saya sebenarnya hanya kehabisan batu baterai selama beberapa hari dan saya tidak punya charger handphone,” jawabnya.
Keesokan harinya ketika ia bangun, Jacobs tidak menyangka bahwa kisahnya telah menghebohkan teman-teman dan orang banyak di Facebook.
“Ketika saya bangun paginya, saya melihat semua berita itu di internet. Dan ya ampun, rasanya benar-benar berlebihan dan gila!” ungkapnya.
Ia lantas segera menjelaskan melalui Facebook-nya bahwa ia baik-baik saja dan ibunya terlalu berlebihan.
Sebelum dilaporkan menghilang, Jacobs terakhir kali terlihat di Phi Phi Islands dan menerima tumpangan gratis dari warga lokal Thailand.
Kakak perempuannya sempat kesal karena sang adik bisa mengabari orang-orang di Facebook, tapi tidak memberi tahu orang rumah setelah ditemukan. Kini, ia sudah pulang ke rumah untuk merayakan Natal.
“Hai semua! Saya baik-baik saja. Orang tua saya bereaksi berlebihan karena saya tidak bisa p[ulang ke rumah dan tidak bisa mengakses internet untuk sementara. Jadi, berhentilah mengkhawatirkan saya,” tulisnya dalam akun Facebook-nya.
Post By : AresPoker Poker Online Terpercaya

ConversionConversion EmoticonEmoticon