Gagal "Jual" Sanderanya, ISIS Klaim Bunuh Warga Norwegia & China



Poker Online Indonesia - Kelompok militan ISIS mengklaim telah membunuh seorang warga Norwegia dan China yang sebelumnya menjadi tawanan mereka. Hal itu mereka sampaikan lagi-lagi melalui “senjata digital” mereka, yakni media sosial.

Melalui majalah online yang diduga dioperasikan simpatisan ISIS, Majalah Dabiq, kelompok ekstremis itu menampilkan dua foto jenazah sanderanya yang diketahui merupakan warga Norwegia dan China.

“Kami telah mengeksekusi dua orang tawanan yang berasal dari negara yang kafir,” demikian pernyataan Majalah Dabiq yang disertai dengan publikasi foto, seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis (19/11/2015).

Dibunuhnya dua sandera asal Norwegia dan China itu diyakini karena kekesalan ISIS yang gagal untuk mendapatkan uang tebusan setelah pada September 2015, kelompok radikal itu mempublikasikan penjualan dua sanderanya.

Dari foto yang ditampilkan di majalah online Dabiq, pria pertama terindentifikasi bernama Ole Johan Grimsgaard (48) asal Oslo, Norwegia. Sementara pria kedua teridentifikasi bernama Fan Jinghui (50) yang merupakan seorang konsultan lepas asal China.

Meski demikian, dalam publikasi tersebut tidak dijelaskan secara rinci mengenai kapan dan di mana dua pria itu dibunuh. Soal penangkapan dua sandera ISIS itu pada dua bulan lalu pun tidak dijelaskan.

Hingga berita ini ditayangkan, Pemerintah Norwegia ataupun China belum dapat dimintai keterangan dan komentarnya.
Artikel Sebelumnya
Next Post »